Subscribe Us

6/recent/slider

Entri yang Diunggulkan

Luka Bercerita

Kau tahu apa tentang kesedihan? Kesedihan adalah hujan di saat kemarau; langit menetes ketika bumi tak lagi berharap, dan tak seorang pun me...

Selasa, 10 Desember 2024

Surat Dari Larut Kopi- Goresan Pena: Krisna

 Kusempatkan kepadamu Meski sekedar detik waktu Tak lain untuk berdamai dengan gema sendu

Kutuliskan sebait sajak Diatas lembaran poyak Sebab kelam menginjak Kala kenang wariskan muak

Teruntukmu yang tela berpijak Dalam sanubari nan menjejak Sebuah bayang ditiap detak

Demi kesunyian yang hadirkan rindu, membayang jelas pada semu, merejut gebu pada kalbu

Kerelakan semalam suntuk Meski harus tegar dikutuk kantuk Hanya karnamu teruntuk

Dengan kesaksian pahit kopi Yang "telah" habis diserap sepi Pada ilusi tak menepi Kepadaku seorang diri Yang letih tuk menyepi

Terimalah kidung rindu ini Dalam alam "ingat"mu meski Tak lain agar aku suci Dari kenangan kenangan Yang bersemayam abadi


Batang, 2020

0 comentários:

Posting Komentar