Kau,
Tak lain adalah buku sajak,
Berisi kata yang tercipta Tiap kali kuberanjak
Kau,
Tak lain adalah lampu temaram
Berbinar sinar kepada wajah muram
Menerangi jalan sepi yang masam
Kau,
Tak lain adalah aroma kopi
Menggaib pada halu harap
Mengudara pada riuh sesat
Dan kau,
Tak lain adalah perangai cinderela
Dikirim Tuhan atas dekapan doa
Yang seumur hidup aku pinta
Batang, 2020






0 comentários:
Posting Komentar