Subscribe Us

6/recent/slider

Entri yang Diunggulkan

Luka Bercerita

Kau tahu apa tentang kesedihan? Kesedihan adalah hujan di saat kemarau; langit menetes ketika bumi tak lagi berharap, dan tak seorang pun me...

Sabtu, 16 November 2024

Ilmu Al-Qur'an di Era Gen Z: Menemukan Relevansi dalam Kehidupan Digital

                 Ilmu Al-Qur'an di Era Gen Z: Menemukan Relevansi dalam Kehidupan Digital

NEHAYATUL NAJWA

Pendahuluan

Dalam era digital yang serba cepat, generasi muda, terutama Generasi Z, menghadapi berbagai tantangan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Gen Z adalah generasi yang tumbuh dalam lingkungan digital, terbiasa dengan teknologi, dan sering kali mengandalkan internet sebagai sumber informasi utama. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana nilai-nilai spiritual, khususnya ilmu Al-Qur'an, dapat tetap relevan di tengah derasnya arus informasi dan gaya hidup digital (Sholichah et al., 2022). Banyak yang mempertanyakan apakah ilmu Al-Qur'an yang penuh hikmah masih bisa memberikan tuntunan di era modern ini. Menemukan relevansi dan penerapan ilmu Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari Gen Z menjadi hal yang penting untuk menjaga kedalaman spiritual mereka di tengah gempuran informasi yang cepat dan terkadang dangkal (Zain & Mustain, 2024).

Pembahasan

Ilmu Al-Qur'an mencakup berbagai aspek kehidupan, dari akhlak, etika, hingga ilmu pengetahuan yang bisa membantu seseorang menjalani kehidupan yang lebih bermakna. Di era digital ini, banyak Gen Z yang mencari jawaban atas pertanyaan spiritual mereka melalui platform-platform seperti media sosial, blog, hingga podcast yang menyajikan pandangan-pandangan Islami. Ini menunjukkan bahwa walaupun teknologi mendominasi kehidupan mereka, kebutuhan akan pemahaman spiritual masih ada. Namun, ada tantangan besar di sini, yaitu memastikan bahwa informasi yang mereka akses berasal dari sumber yang sahih dan dapat dipercaya. Menurut (Haliza et al., 2022), di sinilah peran penting ilmu Al-Qur'an dalam menyaring informasi menjadi sangat relevan, karena Al-Qur'an memberikan prinsip-prinsip dasar untuk menilai mana yang benar dan salah. 

Perkembangan teknologi juga menawarkan peluang besar untuk mendekatkan ilmu Al-Qur'an dengan Gen Z. Aplikasi Al-Qur'an digital, platform pembelajaran daring, dan ceramah-ceramah online adalah contoh nyata dari bagaimana Al-Qur'an dapat diakses dengan mudah oleh generasi ini. Menurut (Zain & Mustain, 2024), media digital telah membuka peluang besar bagi pembelajaran Al-Qur'an yang fleksibel, interaktif, dan mudah diakses. Dengan pendekatan yang inovatif dan relevan ini, nilai-nilai Al-Qur'an dapat diajarkan dengan cara yang lebih menarik dan mudah diterima oleh Gen Z. Sebagai contoh, interpretasi ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan kehidupan sosial, keadilan, dan kepedulian sosial kini bisa dijelaskan dalam konteks isu-isu terkini yang dekat dengan kehidupan Gen Z, seperti hak asasi manusia, lingkungan, dan keadilan sosial (Sholichah et al., 2022)

Namun, relevansi ilmu Al-Qur'an di era digital juga bergantung pada bagaimana generasi ini memaknai ayat-ayat tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurut penelitian (Zain & Mustain, 2024), banyak Gen Z yang berusaha menafsirkan nilai-nilai Al-Qur'an secara mandiri melalui referensi daring. Hal ini tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Sisi positifnya, mereka memiliki kemauan untuk belajar dan mencari kebenaran. Namun, tantangannya adalah mereka sering kali terpapar pada informasi yang belum tentu benar dan dapat mengarahkan pada pemahaman yang keliru jika tidak ada bimbingan dari sumber yang otoritatif.

Kesimpulan

Ilmu Al-Qur'an tetap relevan bagi Gen Z di era digital, asalkan diajarkan dan disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik generasi ini. Pemanfaatan teknologi digital untuk memperkenalkan dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur'an terbukti efektif dalam menarik minat Gen Z. Meski begitu, tetap diperlukan kontrol terhadap sumber informasi agar mereka tidak tersesat dalam interpretasi yang keliru. Untuk menjaga relevansi ini, peran ulama, pendidik, dan tokoh agama sangat penting dalam memberikan bimbingan yang sesuai dan berbasis pada ilmu Al-Qur'an yang sahih. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur'an dapat terus menjadi pedoman hidup yang signifikan bagi Gen Z di tengah kehidupan digital mereka yang serba cepat dan dinamis.

Daftar pustaka

Haliza, D. A. N., Erina, M. D., Nisa, I. F. C., & Nasrum, A. J. (2022). Etika Bermedia Sosial dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hukum Negara di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Jurnal Riset Agama, 2(1), 101–120.

Sholichah, A. S., Solihin, S., Rahman, B., Awi, W., & Muqit, A. (2022). Penguatan Profesionalisme Guru dalam Mengembangkan Literasi Digital Kegamaan (Studi di SMP Islamic School al-Bayan Jakarta). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01), 433–454.

Zain, A., & Mustain, Z. (2024). Penguatan Nilai-Nilai Spiritual dan Moralitas di Era Digital melalui Pendidikan Agama Islam. JEMARI : Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 94–103.



BARISAN GENERASI PERKASA

                                                      BARISAN GENERASI PERKASA

Naila Abidah

Angin malam berhembus begitu kencang

Menyambut lembut kulit kotor itu

Meyalurkan rasa sejuk kepada sang empu

Menciptakan hawa dingin yang begitu menelusuk


Dikejauhan malam

Nampak gerombolan orang berseragam

Dengan atribut lengkap yang disertakan

Menandakan beratnya beban yang mereka timang

Berbaris rapi ditengah kegelapan

Hanya sepercik cahaya api yang menerangi


Ditengah kesunyian malam

Teriakan lantang terdengar menggema

Bersahutan dengan derap langkap kaki yang juga tercipta

Mencitrakan generasi muda yang sesungguhnya


Walau lelah letih menghantui

Tidak menjadi penghalang mewujudkan mimpi

Tiap jengkal tantangan tetap mereka lewati

Tanpa menghiraukan sang fajar yang sudah siap hampiri

Untuk kembali menyinari bumi pertiwi


PUAN-Naila Abidah

 PUAN


Puan...

Sosok yang tak pernah dihiraukan

Hanya dipandang saat dibutuhkan

Bahagia tak pernah ia rasakan

Gelak tawanya dianggap kutukan

Puan...

Kekangan selalu datang menghujam

Apapun yang dilakukan dianggap kesalahan

Jiwanya terjebak dalam lubang ketakutan

Hanya rintih tangisan yang terdengar

Saat makian dan hinaan dilemparkan

Puan...

Dunianya begitu gelap tanpa sedikitpun penerang

Mimpinya hanya dianggap sampah rongsokan

Cita-citanya dianggap hal memalukan

Dan bodohnya semua ini dianggap kebenaran

Lihatlah para puan...

Sang kartini telah datang

Berjuang merebut kemvali hak-hak kalian

Menyumpal mulut sampah para bajingan

Yang hanya menjadikan kalian mainan

Bangkitlah para puan...

Masa gelapmu sudah kembali terang

Kejarlah impian yang sudah kalian pendam

Tunjukan pada para tuan

Bahwa puan juga bisa menang



INDONESIAKU Karya: Naila Abidah

 INDONESIAKU

Karya: Naila Abidah


Alam nusantara nan elok membentang

Saksi bisu pertumpahan darah para pejuang

Bertekad kuat melangkah menuju medan perang

Tanpa ada rasa ingin kembali pulang

Sebelum satu tujuan didapatkan


Dari Sabang sampai Merauke

Dari puncak gunung hingga lembah

Terpancar kebahagiaan di seluruh pelosok negeri

Seluruh rakyat bersama-sama menyerukan satu kata

Merdeka!!!


Dengarlah wahai rakyat Indonesia

Hari ini akan terukir sejarah baru

Syair-syair kemenangan dinyanyikan merdu

Alunan perjuangan di senandungkan haru

Melukiskan kisah mulainya negeri baru


Dirgahayu Indonesiaku

Nusantara baru Indonesia maju


KEPERGIAN SANG JIWA SUCI

 KEPERGIAN SANG JIWA SUCI

oleh : Naila Abidah

Hari ini semesta tak seperti biasanya

Langit terlihat kelam kelabu

Angin berhembus tak menentu

Tumbuh-tumbuhan tertunduk layu

Hewan-hewan terdiam bisu

Menampakkan kesedihan yang tak pernah ditunggu

Bahkan mentari pun hanya mengintip malu


Hari ini...

Seluruh alam semesta sedang dilanda duka abadi

Sebab kepergian seorang yang mereka cintai

Sosok yang begitu lembut dan tampan rupawan

Selalu membawa kedamaian dan kehangatan

Membuat sosok itu begitu dibanggakan


Para malaikat telah berbaris rapi diatap bumi

Menyambut kedatangan sang jiwa suci

Dengan air mata yang sudah tak terbendung lagi

Menyaksikan dipisahkannya jiwa dan raga cahaya ilahi


Rahmatullil'allamin...

Keberadaanmu bagai setitik cahaya terang

Ditengah kegelapan

Kepergianmu bukanlah akhir dari perjuangan

Kisahmu akan selalu kami bicarakan

Agar ajaranmu tetap terus bertahan

Hingga semesta berhenti berputar


Kepingan Hati Terserak di Tanah Rantau

 Kepingan Hati Terserak di Tanah Rantau

Oleh: Nanda Kartika Putri

Di atas tanah membias,

Kesepian menghampar luas,

Serakan hati terlanjur berkeping-keping,

Seakan meratapi suara tanpa bergeming,

Di atas kelembutan pasir halus,

Jejak langkah tercinta menggores tulus,

Namun kenangan abadi tak mampu terhapus


Di antara gedung-gedung tinggi melambai dan jalanan meramai,

Tergambar kisah cinta yang terluka dalam serpihan damai.

Di antara angin menari membawa cerita-cerita pilu,

Terselip rindu yang berlalu


Setiap detik berdetak dalam sunyi,

Kepingan hati terbiar mencari makna menyendiri.

Layaknya bunga layu di tengah padang nan gersang,

Cinta yang meredup menawar berjuang


Dalam arus kehidupan yang terduga sama,

Rindu tetap memetik lagu-lagu lama.

Padahal kepingan hati tlah meratapi getirnya takdir,

Di tanah rantau, cinta sejati berharap menjadi akhir

WORKSHOP DIGITAL MARKETING HMPS IAT 2024

      


Pada hari Sabtu, 11 Mei 2024 HMPS Ilmu Al-Qur'an dan tafsir mengadakan sebuah seminar Workshop Digital dengan tema "Membangun strategi Ekonomi dalam tuntunan Qur'ani"


    Kegiatan dimulai dengan pembukaan, kemudian sambutan-sambutan, yang pertama adalah sambutan oleh ketua pelaksana yaitu sdri.Salsa fi sabilillah, kemudian oleh ketua umum yaitu Sdri.Sugmalia Larasati, kemudian sambutan oleh Kaprodi IAT yaitu Bpk.Misbahudin Lc.M.Ag. selanjutnya acara inti yaitu seminar yang diisi oleh pemateri hebat yang di moderatori oleh Sdr. Raihan Kumala P. Kemudian sharing season oleh pemateri pertama yaitu Bpk. M.Wamiq Hammadallah , kemudian pemateri kedua yaitu tentang materi strategi ekonomi dalam tuntunan hukum Qur'ani oleh Bpk. Muhammad Haqqi Hasenda. 
     kemudian pada pukul 12.30 WIB setelah pemateri selesai menjelaskan materinya kemudian Ishoma . setelah ishoma kemudian dilanjut kegiatan berikutnya yaitu sesi diskusi tanya jawab oleh pemateri dan para peserta. setelah sesi tanya jawab selesai, kemudian penutupan oleh panitia dan berakhirlah acara seminar workshop digital ini. 
Alhamdulillah Acara ini berjalan lancar seperti semestinya, terimakasih kepada segenap panitia, pemateri, beserta peserta yang turut ikut andil dalam mensukseskan acara ini.


Editor : Tasya Zaki A.N



Kamis, 14 November 2024

QH FEST 2024 (QUR'AN HADIST FEST2024)


    
Pada tanggal 9-10 bulan November tahun 2024 HMPS IAT ( Himpunan Mahasiswa  Program Studi Ilmu Al-qur'an dan Tafsir)  dan HMPS ILHA (Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis) UIN GUSDUR Pekalongan mengadakan kembali acara tahunan yaitu QH FEST yang ke-3.Acara ini bertemakan "Kembangkan Potensi, Wujudkan Kreatifitas Diri dengan Al-Qur'an dan Hadits sebagai Pondasi".  Acara ini secara garis besar ada 3 rangkaian acara, yaitu lomba kategori SLTA dan Mahasiswa, pewarisan sanad Arba'in Nawawi, dan seminar nasional. Acara ini disukseskan oleh  SC yaitu  Sdri Nena Ulfatan dan di OC kan oleh Sdr.Raihan kumala P, serta segenap panitia-panitia yang lain.
        
        Pada hari Sabtu, 9/11/2024  acara ini diawali dengan opening ceremony, lalu dilanjut dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya beserta Hymne UIN Gusdur Pekalongan, kemudian selanjutnya sambutan-sambutan oleh ketua OC, Ketum HMPS IAT, sekprodi yang diwakili oleh Bpk.Ambar Hermawan M.S.I, lalu selanjutnya doa penutup beserta pengarahan lomba dari para panitia. Lomba pada hari ini merupakan lomba kategori SLTA, dimana para peserta dari seluruh daerah berkumpul. Ada 4 kategori lomba yaitu Dai, LCC, MHH, dan MTQ. Setelah seluruh lomba selesai kegiatan berlanjut pada acara selanjutnya yaitu acara pewarisan sanad. Acara pewarisan sanad dimulai pada pukul 13.00-15.40 WIB. Acara dimulai dengan pembukaan MC, kemudian khataman Al-Qur'an dilanjut dengan sambutan Ketua umum ILHA yaitu sdr.Ahmad Syadzali, lalu masuk pada acara inti yaitu pewarisan sanad oleh Bpk. Muhammad Muhlisin, Lc., M.Ag yang di moderatori oleh Mufti Ali kemudian ditutup dengan doa penutup dan pengumuman kejuaraan perlombaan tadi oleh panitia.

         Kemudian hari ke 2 pada hari Minggu, 10/11/2024 acara masih berlanjut dimulai pada pagi hari dengan diawali prakata dan pengarahan lomba dari SC kemudian kegiatan lomba berlangsung. Kali ini lomba untuk kategori mahasiswa dengan 5 jenis perlombaan, yaitu lomba MSQ, KTI, MHH, MQK,  dan MHQ. Acara selanjutnya yaitu acara puncak yaitu Seminar Nasional yang diisi oleh pembicara yang sangat hebat yaitu Lora Ismail Al-Kholilie yang di moderatori oleh Bahrul Ulum. Acara seminar diawali dengan pembukaan MC, kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu
Indonesia Raya dan Hymne UIN Gusdur, kemudian sambutan-sambutan, yang pertama sambutan oleh Ketua OC, kemudian sambutan dari ketum HMPS IAT dan ILHA, kemudian Koorwil FKMTHI Jateng-DIY, setelah sambutan-sambutan acara inti seminar  dimulai disususl dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan doa penutup oleh Lora Ismail Al-Kholilie. Setelah acara selesai pengumuman kejuaraan lomba-lomba oleh panitia dan ditutup dengan berfoto bersama-sama. 



  

Alhamdulillah atas izin Allah rangkaian acara QH fest 2024 selesai dengan meriah dan sukses. Harapanya acara tahunan ini kedepanya terus lebih baik dan  menjadi acara yang dapat memotivasi orang-orang untuk andil dalam menunjukan potensi-potensi prestasinya di bidang masing-masing .

Editor : Tasya Zaki A.N