Aku tak hilang Hanya singgah sekejap. Masih pulang.
Kemarin sore, sarung adalah kekasihku, Dan pagi ini, dasi adalah bidadari dalam latihanku
Dobrakan pintu, adalah Hidangan sahurku Disuapkan perlahan, kepadaku Untuk beranjak ke tempat peraduan
Suara lonceng adalah Sarapanku di pagi hari Dengan nutrisi "disiplin yang mengis Tubuhku untuk taat kepada waktu
Suatu waktu, saat ilusi Tak berlalu, benakku terpanggil Oleh suara melagu, betapa ragu
Sampai aku lupa untuk apa Kala jurang kerinduan kian mengangs Pada hening kelabu yang merona Menakar desir suara yang membahana
Aku lupa, Pada tujuku pertama Hanya azamku yang berkata, untuk Memungut waktu demi waktu Menapak jejak terompah kiaiku.
Dalam suatu keridloan Yang kusengkemkan pada haribaan
Aku akan Kembali, Setelah imajiku mampu memenuhi Pertanyaan umat yang mengironi Kiranya ridlo Satig Murobb Tak berhenti dalam nadi
Batang, 2020






0 comentários:
Posting Komentar