Langkah Kecilku Menuju Harapan
Oleh : Azelia Syifa Nurdin
Rintik hujan membasahi jalanan
Butiran air mengiringi angin larut dalam angan
Jejak kaki melangkah pada tujuan pasti
Bayang kaki terus menghilang dikeramaian
Langkah demi langkah terus melayang dijalan kenangan
Ketika gelap bertandang
Kita tak perlu meredup lalu padam
Karena kita bukan matahari
Yang ditakdirkan hanya untuk melewati pagi
Jalanan terjal menambah tantangan langkahku
Hembusan angin menerpa menambah suasana sejuk pagi hari
Langkah kecilku melaju menyusuri jalan harapan
Menuju bukit hijau yang terbawa dinginnya air kehidupan
Di saat kita terbangun dari pagi
Merasakan dinginnya air di pagi hari
Memohon dan bersujud padanya
Seperti halnya air laut yang menerjang hidupmu
Janganlah merasa tenggelam didalamnya
Rasakan angin yang menerpamu
Tak perlu jatuh dan rebah di tanah
Bangkit dan tataplah langit
Dengan penuh harap dan keyakinan
Kau dan aku adalah dua insan berbeda
Berbeda sifat, berbeda pikiran
Melalui gerbang utama yang kita masuki bersama
Akan merubah langkah kita tuk maju menatap dunia
Jangan merasa terbunuh pagi
Dan janganlah merasa terenggut fajar
Karena kita bukan rembulan
Yang ditakdirkan melewati malam
Kita..... Adalah pemenang dalam segala dimensi ruang dan waktu






0 comentários:
Posting Komentar